PELUANG EMAS MENANAM POHON GAHARU
Indonesia
memiliki keanekaragaman sumber daya alam yang sangat melimpah ruah, wilayah
hutan tropisnya terluas ketiga di dunia, dengan cadangan minyak, gas alam,
tembaga, dan mineral lainnya. Negeri kita ini telah dikaruniai oleh Tuhan Yang
Maha Esa dengan limpahan pesona yang sangat elok. Indonesia sangat layak untuk
disebut sebagai surga katulistiwa yang ribuan pulaunya membentang dari Sabang
sampai Merauke.
Berdasarkan
data kemenhut, kebutuhan gaharu dunia sangat besar yakni 4 ribu ton pertahun.
Quota Indonesia 300 ton/pertahun baru dapat dipenuhi 10% inipun lebih banyak
didapatkan dengan cara ilegal dan ini berasal dari Gaharu alam. Temuan rekayasa
produksi kayu gaharu memberi peluang yang sangat besar bagi petani di Indonesia.
dan keuntungan lainnya Mempertimbangkan nilai jual Gaharu, patut diupayakan
peningkatan peranan Gaharu sebagai komunitas andalan altematif untuk penyumbang
devisa dari sektor kehutanan selain dad produk hasil hutan kayu.
Selain
itu hasil gaharu ini merupakan komoditas Ekspor di negara-negara Asia Timur dan
Timur Tengah dalam hal ini maka dengan meningkatkan produksi gaharu berarti akan
dapat meningkatkan daya saing bangsa. Dampak lain adalah peningkatan
kesejahteraan rakyat dan kelestarian sumber daya hutan dan lahan
.
.
Analisa
biaya dan keuntungan dari budidaya pohon penghasil gaharu, pada luasan tanah 1
hektar dengan jarak tanam 3 X 3 dapat ditanami 1200 batang. Dipanen pada usia 5-6 tahun perusahaan masih
menjamin harga terburuk atau gagal panen masih dihargai 2 -5 juta perpohon. Nah
tidak usah muluk-muluk kalau dikalkulasikan angka terendah yakni 2 juta dikalikan 1200 batang masih 2,4 milyar
asumsinya kalaupun gagal, kemedangan, daun ranting dan abu gergaji masih dibeli
perusahaan. Untuk itu mitra petani tidak perlu khawatir.
Logikanya
karena ini sistim bagi hasil, yang jelas PT. SBS GAHARU bekerja
secara profesional, karena semakin tinggi hasil tentunya semakin besar bagi hasilnya
dengan petani karena memang vaksin penyuntikan yang digunakan bukan lagi
coba-coba.
Kesimpulannya, kita investasi dari budidaya gaharu diatas areal satu hektar dengan biaya
sekitar 45 jutaan bisa mendatangkan milyaran rupiah dengan jangka waktu 5-6
tahun kedepan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar